TAMAN PENDIDIKAN PRASEKOLAH CAHAYA INSAN CENDEKIA

Kurikulum dan Metode pembelajaran

Metode pembelajaran dirancang untuk mengembangkan standar kompetensi sesuai dominasi kecerdasannya baik secara individual maupun kelompok kecil. Oleh karena itu, metode dibuat untuk memenuhi criteria inspiratif, kreatif, menantang, menyenangkan dan penuh keteladanan. Sedangkan media dan sumber belajar bersifat variatif, edukatif, konstruktif dan sesuai dengan kehidupan riil.

Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum TAMAN PENDIDIKAN PRASEKOLAH CAHAYA INSAN CENDEKIA yang menginternalisasikan nilai-nilai emosional, spiritual, akademis dan kewirausahaan berlandaskan Islamic Core. Kurikulum TPP CAHAYA INSAN CENDEKIA diwujudkan dalam program-program pembelajaran yang meliputi program intrakurikuler, program ekstrakurikuler dan program pembiasaan.

Kurikulum TPP CAHAYA INSAN CENDEKIA mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi (KBK) 2004 yang diintegrasikan dengan khas model bunyan. Yaitu model system pembelajaran kreatif imajinatif. Program pembelajaran akan berorientasi pada pengembangan kemampuan anak, yang terdiri dari :

a. Pengembangan Kompetensi, Meliputi:

  1. Pengembangan motorik (Fisik dan Keterampilan). Kemampuan motorik dirangsang agar anak dapat mengembangkan kemampuan koordinasi dan keseimbangan anggota tubuh untuk melakuakan berbagai gerakan dan keterampilan tangan.
  2. Pengembangan Kognisi. Kemampuan kognisi meliputi kegiatan sains dan matematika agar anak mampu mengenal dan memahami berbagai konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilakukan dengan bermain dan menggunakan metode yang sesuai dengan tingakat perkembangan anak.
  3. Pengembangan Bahasa. Kemampuan bahasa dikembangkan agar anak dapat melatih kemampuan berbicara dengan baik, memperkaya perbendaharaan kosa kata, serta membaca dan menulis permulaan. Program pengembangan bahasa meliputi seni berbahasa dan kesusastraan, meliputi : puisi, cerita, drama kreatif.
  4. Pengembangan Sosial Emosional. Kemampuan social emosiaonal dikembangkan agar anak dapat berhubungan dengan orang oain, mematuhi peratuarn, dan dapat menunjukan raksi emosi yang wajar. Program pengembangan social emosional meliputi pengembangan kepribadian, pengembangan harga diri, bermain peran, dan menyediakan lingkungan sebagai wadah pengembangan potensi kreatif.
  5. Pengembangan Seni. Kemampuan seni dikembangkan agar anak mampu mengungkapkan gagasan dan daya cipta dalam berbagai bentuk. Program pengembangan seni meliputi ekspresi seni, aktivitas bermain musik, bernyanyi, dan seni tari.

b.   Kemampuan Al-Islam, Meliputi

  1. Aqidah. Program pendidikan aqidah dituangkan dalam silabus pembelajaran dan menjadi materi yang senantiasa diintegrasikan dengan materi dan kegiatan yang lainnya.
  2. Ibadah. Pendidikan ibadah dimulai dengan penanaman kebiasaan melalui keteladanan, demonstras, dan praktek langsung. Pendidikan ibadah ditanamkan melalui kegiatan menghafal dan melafadzkan ayat-ayat al-qur’an dansurat-surat pendek, kalimat thoyyibah, dan doa’ sehari-hari, praktek sholat berjamaah, infaq bersama, dan kunjungan ke masjid.
  3. Mu’amalah. Pendidikan pemahaman bermuamalah diawali dengan Tanya jawab, bercerita dengan menggunakan media buku, poster, permainan dan dramatisasi suatu cerita yang dapat menggambarkan kegiatan social dan hubungan antarmanusia. Pelaksanaan pendidikan muamalah dilakukan secara konkrit dan langsung dalam berhubungan social, yaitu amar ma’ruf nahi munkar (mangajak orang lain untuk berbuat baik dan mencegah orang lain melakukan perbuatan keji dan munkar).

c.   Peningkatan Kecerdasan

  1. Peningkatan IQ, EQ, SQ berwujud pada :
  • Kognisi, berupa: Peningkatan pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, dan penilaian.
  • Afeksi, berupa: Pemberian respon, apresiasi, dan internalisasi.
  • Psikomotorik, beruapa: Keterampilangerak awal, semi rutin, dan rutin dengan mempertimbangkan variasi-variasi gerak.

2. Peningkatan dan pengembangan IQ, EQ, SQ, KB dan TK mengarahkan anak pada :

  • Peningkatan kemampuan umum dengan kreativitas dan imajinasi ilahiyah.
  • Peningkatan kamampuan pemahaman dan pengenalan emosi dengan menggunakan daya kreasi imajinatif.
  • Pemahaman nilai-nilai spiritual dengan media kreatif imajinatif.

d.   Pengembangan kreatif imajinatif

Pengembangan kreatif imajinatif CAHAYA INSAN CENDEKIA memberikan sarana dan kesempatan kepada anak untuk berkreasi secara fleksibilitas, orisinil, dan mengeksplorasikan suatu gagasan yang disampaikan melalui suatu kegiatan yang menyenangkan.

 

e.   Intrakurikuler

  • Hafalan bacaan shalat
  • Hafalan bacaan surat-surat pendek
  • Hafalan Do’a, hadist dan adab harian
  • Latihan praktik shalat
  • Daya Pikir
  • Daya Cipta
  • Olah Raga
  • Calistung Permulaan

f. Ekstrakurikuler

  • Jendela Pustaka
  • Pengenalan Komputer
  • Bina Vokalia
  • Melukis
  • Fun Cooking
  • Renang
  • Outbond
  • Kunjungan bertema pembelajaran
  • Apresiasi Seni

f. Kegiatan insidentil

  1. Peringatan Hari Besar Islam
  2. Pemeriksaan Kesehatan Umum dan Gigi

f. Program Pembiasaan

  • Aspek Kesopanan
  • Aspek Kerajinan & Ketekunan
  • Aspek Kerapihan & Kebersihan
  • Aspek Tanggung Jawab
  • Aspek Kedisiplinan
  • Aspek Kemandirian
  • Aspek Kebiasaan berdo’a & Mengucap Kalimat Thoyyibah
%d bloggers like this: